"Allah, peganglah erat hati ini."
"Apabila kau mendapati,
Ada sepotong ayat yg seperti ditujukan khas untuk dirimu,
Percayalah,
Itu bukan satu kebetulan,
Mungkin sahaja itu adalah jawapan bagi setiap doamu,
Allah akan menjawab segala doamu dalam pelbagai cara,
Maka,
Luaskan pemikiran mu itu,
Terima dgn hati yg terbuka ,
Setiap yg berlaku pasti ada hikmah,
Diri kita ni yg perlu bangun dan percaya pada Allah .."
Masih Kepada-Mu
Begitu banyak waktu yang pernah kulalui,
tanpa mengingat-Mu.
Begitu banyak bahagia yang kurasa,
namun terkadang aku lupa bersyukur atas itu.
Bahkan lupa menunaikan lima waktu,
terlalu sibuk pada hingar bingar dunia yang semu.
Terlalu banyak meminta, berkeluh kesah atas segala pedih,
hingga terkadang aku lupa berterima kasih.
Aku pernah,
begitu mengagungkan cinta pada sesamaku,
namun jadi amnesia
saat menunaikan cinta pada-Mu,
Sang Maha Cinta.
Selepas semua itu,
ijinkan aku untuk sekedar meminta maaf
sebagai manusia biasa yang tak sempurna,
tempat segala lupa dan khilaf.
Tuhan,
aku tahu Kau tak pernah bosan
mendengar segala doa dan pinta.
Karena aku pun tahu Kau selalu memperhatikanku
penuh kasih sayang dan cinta,
serta pintu maaf yang selalu terbuka.
Janjiku,
akan lebih sering kulafalkan namamu,
akan lebih sering kutemui Engkau,
di lima waktu serta sepertiga malamku.
Puisi dan Sepi
Puisiku tak pernah kehabisan kata-kata,
hanya saja terkadang ia memilih
untuk diam sementara,
membiarkan rasa yang berbicara.
Sepi, menurutku,
adalah teman terbaik rindu,
tentang bagaimana doa mampu merapatkan jarak
yang terkadang mampu begitu menyakitkan.
Terkadang, penantian akan sebuah perjumpaan,
rasanya sama seperti saat pertama kali
padanya kita jatuh hati.
Dengan debar yang bertubi-tubi.
Sepiku, adalah jalan pintas menuju hatimu,
dimana akan selalu kusematkan doa di situ,
saat sepertiga malam kurasa jadi terlalu kelabu,
saat merindumu mampu begitu menenangkanku.
lihatlah langit, dan senyumlah, ^_^: Masih Kepada-Mu
Begitu banyak waktu yang pernah kulalui,
tanpa mengingat-Mu.
Begitu banyak bahagia yang kurasa,
namun terkadang aku lupa bersyukur atas itu.
Bahkan lupa menunaikan lima waktu,
terlalu sibuk pada hingar bingar dunia yang semu.
Terlalu banyak meminta, berkeluh kesah atas…
Islam is a very flexible and merciful religion, but if you don’t study and learn about Islam, you will not know and hence sometimes might feel restricted or find it difficult to practise certain things. This is not Islam restricting you or making it hard upon you, it is your own ignorance.
"Mungkin saja Cinta yg pergi itu
Adalah cinta kerana hawa nafsu,
Dan cinta yg akan datang pula
Adalah cinta kerana Allah,
Maka,
Jangan sekalipun kita kalah dalam ujian Allah,
Bukankah Allah sudah menjadikan setiap manusia
Akan mempunyai pasangan masing-masing
Yakin dan Percayalah kepadaNya"
"
“cari bhagia dri redhaNya”
ayat keramat tu.
dimana-mana,
bila bercakap dan menyebut tentang luka, duka, cinta, air mata,
takdir, dan apa pun,
segalanya memujuk dan mengajak kita supaya redha. :)
agar segalanya tak terlihat begitu menyakitkan barangkali.
"